Fiber optik adalah jenis kabel yang menggunakan cahaya sebagai media transmisi data. Kabel ini terdiri dari inti kaca atau plastik yang sangat halus dan dilapisi oleh lapisan pelindung untuk memastikan transmisi cahaya tetap optimal

Kabel LAN (Ethernet) adalah kabel berbasis tembaga yang digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam jaringan komputer lokal (Local Area Network/LAN). Kabel ini bekerja dengan menghantarkan sinyal listrik untuk mentransmisikan data antar perangkat seperti komputer, router, dan switch.

CARA KERJA:
Kabel Fiber Optik
- Menggunakan cahaya sebagai media transmisi data.
- Terdiri dari inti kaca atau plastik yang memungkinkan cahaya dipantulkan dengan teknik total internal reflection.
- Data dikonversi dari sinyal listrik ke sinyal cahaya oleh pemancar, kemudian dikirim melalui serat optik, dan akhirnya dikonversi kembali menjadi sinyal listrik di penerima.
Kabel LAN
- Menggunakan sinyal listrik yang dikirim melalui kawat tembaga.
- Biasanya menggunakan standar Twisted Pair (UTP, STP) atau Coaxial.
- Data dikirim dalam bentuk gelombang listrik yang melewati kabel tembaga dan diterima oleh perangkat tujuan.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Kabel Fiber Optik
a. Kelebihan
- Memiliki kecepatan tinggi karena kabel fiber optik mampu mentransmisikan data hingga terabit per detik.
- Kabel fiber optik mampu mencapai beberapa kilometer tanpa penurunan.
- Karena menggunakan cahaya dalam mentransmisikan data, kabel fiber optik tahan terhadap gangguan elektromagnetik atau tidak terpengaruh oleh interferensi listrik.
b. Kekurangan
- Kabel fiber optik cenderung memiliki biaya instalasi dan perangkat pendukung yang relatif lebih tinggi.
- Karena menggunakan inti kaca atau plastik, kabel fiber optik menjadi lebih rapuh atau mudah patah jika ditekuk atau tertekan terlalu kuat.
- Penggunaan kabel fiber optik membutuhkan perangkat khusus seperti media converter untuk menghubungkan ke perangkat berbasis tembaga.
Kabel LAN
a. Kelebihan
- Kabel LAN relatif lebih murah jika dibandingkan dengan kabel fiber optik.
- Mudah dipasang dan tidak memerlukan perangkat tambahan seperti media converter.
- Fleksibel dan tahan terhadap benturan fisik.
b. Kekurangan
- Dibandingkan dengan kabel fiber optik, kabel LAN memiliki kecepatan yang lebih rendah, maksimal biasanya 10 Gbps untuk kabel Cat 6 dan 40 Gbps untuk Cat 8, dibandingkan fiber optik yang bisa mencapai 100 Gbps atau lebih.
- Kabel LAN tidak memiliki jangkauan sejauh kabel fiber optik, maksimal sekitar 100 meter, sedangkan fiber optik bisa mencapai beberapa kilometer.
- Karena menggunakan kawat tembaga, kabel LAN rentan terhadap interferensi elektromagnetik (EMI), terutama di lingkungan dengan banyak peralatan listrik
PERBANDINGAN KABEL FIBER OPTIK DAN KABEL LA
