
Pemasaran melalui video semakin menjadi strategi utama dalam dunia digital marketing, dan hal ini tidak mengherankan. Saat ini, audiens cenderung lebih tertarik dengan konten yang bersifat visual dan dinamis. Video menawarkan cara yang lebih menarik dan efektif untuk menyampaikan pesan, karena mampu menggabungkan gambar, suara, dan gerakan yang mampu menarik perhatian dalam waktu singkat. Penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung mengingat informasi yang disampaikan melalui video lebih lama dibandingkan dengan konten teks atau gambar statis.
Salah satu alasan utama mengapa visual lebih diminati adalah karena otak manusia memproses gambar dan video jauh lebih cepat daripada teks. Sebuah studi menunjukkan bahwa 90% informasi yang diterima otak manusia adalah visual, dan hanya 10% yang datang dari teks. Oleh karena itu, video menjadi cara yang lebih efektif untuk menyampaikan informasi yang kompleks dengan cara yang mudah dicerna dan menarik. Video juga memungkinkan audiens untuk melihat produk atau layanan secara langsung, memberi mereka gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana produk tersebut dapat bermanfaat dalam kehidupan mereka.
Selain itu, video memungkinkan pemanfaatan berbagai teknik kreatif yang meningkatkan daya tarik konten, seperti animasi, musik, dan efek khusus. Ini menjadikan video tidak hanya sebagai alat untuk menginformasikan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun koneksi emosional dengan audiens. Misalnya, melalui storytelling atau kisah yang disampaikan dalam video, merek dapat menciptakan hubungan yang lebih personal dengan audiens, meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan konsumen.
Dengan meningkatnya penggunaan platform video seperti YouTube, TikTok, dan Instagram, pemasaran melalui video menjadi semakin penting. Platform-platform ini menawarkan audiens yang luas dan memungkinkan merek untuk menjangkau konsumen di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, memanfaatkan video sebagai bagian dari strategi pemasaran dapat memberikan hasil yang signifikan dalam membangun brand awareness, meningkatkan konversi, dan memperkuat hubungan dengan audiens.