$ docker run -itd –name {namacontainer} -v {folderhost}:/var/www/html {images}

contoh : docker run -itd –name nginxphp8.4 -v /data/8.4/:var/www/html/ ubuntu:latest

Deskripsi Perintah : 

  1.  docker run

  2. Perintah ini digunakan untuk membuat dan menjalankan container baru.

  3.  -itd

  4. -i → Interactive mode (container akan tetap berjalan dan bisa berinteraksi).

  5. -t → Allocate a pseudo-TTY (terminal interaktif).

  6. -d → Detached mode (container akan berjalan di latar belakang).

  7.  –name nginxphp8.4

  8. –name → Memberikan nama khusus untuk container, dalam hal ini nginxphp8.4.

  9.  -v /data/8.4/:var/www/html/

  10. -v → Volume mount, yaitu menghubungkan direktori di host dengan direktori di dalam container.

  11. /data/8.4/ → Direktori di host (komputer utama).

  12. var/www/html/ → Direktori dalam container tempat direktori /data/8.4/ akan dipasang (bind mount).

  13. Ini sering digunakan untuk menyimpan atau menyajikan file web dari host ke dalam container.

  14.  ubuntu:latest

  15. Menentukan image yang digunakan untuk membuat container, dalam hal ini Ubuntu versi terbaru (latest).

  1. Lihat list docker Container

$ docker ps

disini anda bisa melihat container yang sudah dibuat.